Polemik Berakhir, Pedagang Kembali Tempati Kios di Pasar Putatsari Grobogan

Polemik Berakhir, Pedagang Kembali Tempati Kios di Pasar Putatsari Grobogan

DAMAI: Salah satu pedagang sedang menandatangani kesepakatan bersama pihak Desa Putatsari di ruang Wakil Bupati Grobogan. (Muhamad Ansori/Lingkarjateng.id)

GROBOGAN, Lingkarjateng.id Sebanyak sembilan pedagang Pasar Putatsari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan akan kembali menempati kembali kios di pasar tersebut. Pasalnya, kios di Pasar Putatsari Grobogan sempat disegel lantaran terjadi persoalan antara pedagang dan pihak desa setempat pada Kamis, 11 Agustus 2022 lalu.

Setelah para pedagang sepakat untuk membayar sewa dan melakukan kesepakatan bersama di ruang Wakil Bupati Grobogan, kios tersebut akhirnya kembali dibuka.

Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi dan Kajari Grogan Iqbal, Dispermasdes, Camat, Kepala Desa, dan pihak-pihak terkait turut menghadiri mediasi terkait dengan sengketa pedagang dan pihak desa. Bahkan, mencuatnya persoalan tersebut diduga karena kurangnya komunikasi antara pedagang dan pihak desa, sehingga kios di tempat tersebut disegel.

“Sembilan pedagang itu kurang komunikasi sebetulnya, tadi bawa pembayaran. Tapi sebelumnya, karena beberapa kali kurang pemahaman dan saya, pak Kapolres, dan Pak Kajari tadi mempertemukan, kelihatannya sudah clear,” ungkap Bupati Sumarni pada Kamis, 1 September 2022.

Lebih lanjut, Bupati Sumarni memastikan, setelah dilakukan perundingan tersebut, pedagang juga telah melakukan pembayaran sewa. Maka sembilan pedagang di Pasar Putatsari Grobogan sudah dapat kembali untuk menempati kios.

“Tadi sudah selesai, clear tidak ada permasalahan. Pulang dari pertemuan hari ini, mungkin sudah happy tidak ada masalah. Hari ini, langsung dibayar. Tadi sudah ada uangnya, sudah mau ditransfer ke rekening desa. Mulai bisa menempati lagi, mungkin hari ini sudah clear, besok sudah bisa ditempati,” tuturnya.

Disisi lain, Mutmainah salah satu dari kesembilan pedagang tersebut mengatakan, pihaknya sebelumnya tidak bermaksud membangkang dengan tidak membayar sewa kios di Pasar Putatsari Grobogan. Kini, dirinya pun merasa senang setelah terjadi kesepakatan dengan pihak desa, dirinya dipastikan dapat kembali menempati kios tersebut.

“Kami tidak membangkang. Saya sangat lega sekali dan Alhamdulillah,” ucapnya. (Lingkar Network | Muhamad Ansori – Koran Lingkar)

Exit mobile version