Meriah, Karang Taruna Desa Raci Pati Kembali Gelar Grebek Seni

Meriah, Karang Taruna Desa Raci Pati Kembali Gelar Grebek Seni

ANTUSIAS: Salah satu warga berswafoto di spot foto yang tersedia dalam acara Grebek Seni Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Menyambut HUT ke-77 RI sekaligus Sedekah Bumi, karang taruna Desa Raci, Kecamatan Batangan, Pati menggelar Grebek Seni pada tanggal 6-7 Agustus 2022.

Pada event tahunan yang diselenggarakan di Lapangan Rama Sakti tersebut, menampilkan deretan stand lukisan, seni rupa, lapak UMKM, kuliner tradisional, dan wahana bermain anak.

Guna menarik minat masyarakat untuk meramaikan event yang ramai pada malam hari itu, ditampilkan juga berbagai acara seperti lomba tari tradisional anak, live akustik band, musik dangdut, hingga atraksi pencak silat. 

Teguh Prasetyo, selaku koordinator acara sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Raci mengatakan bahwa, Grebek Seni yang digelar tahun ini merupakan event yang keempat kalinya digelar usai pandemi Covid-19.

Lanjut Teguh, diadakannya event tersebut sekaligus sebagai bentuk kontribusi pemuda Desa Raci dalam mengembangkan potensi industri kreatif masyarakat desa.

“Acara sedekah bumi sekalian memperingati kemerdekaan atau HUT RI yang sudah dekat. Ini sudah keempat kalinya sejak tahun 2017, tahun 2018, tahun 2019, dan tahun 2022,” ujar Teguh saat ditemui pada Minggu, 7 Agustus 2022. 

Untuk memeriahkan acara, panitia Grebek Seni melibatkan seniman rupa dari Pati dan Blora. Selain itu, para pelaku UMKM dari masyarakat Desa Raci pun diundang untuk memeriahkan event.

Teguh mengatakan, selain menjadi rujukan hiburan di masyarakat, pihak panitia juga mengharapkan agar acara ini bisa memicu pertumbuhan para pelaku UMKM pasca pandemi Covid-19. 

Salah satu pengunjung, Ali mengaku antusias dengan gelaran Grebek Seni 2022. Pasalnya, hampir dua tahun tidak ada event serupa. Sebagai warga Desa Raci, dirinya sangat merindukan suasana keramaian dan guyub desa. 

“Ke sini itu niatnya mau melihat lukisan tema lomba tari anak, sama lihat-lihat lainnya juga. Ya pokoknya sama jalan-jalan karena sudah lama tidak ada Grebek Seni,” ucapnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version