Kerugian Kebakaran Kapal di Cilacap Capai Rp 130 Miliar

MENERANGKAN: Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi saat ditemui awak media, Rabu (04/05). (Antara News/Lingkarjateng.id)

MENERANGKAN: Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi saat ditemui awak media, Rabu (04/05). (Antara News/Lingkarjateng.id)

CILACAP, Lingkarjateng.id – Kerugian akibat kebakaran kapal di Dermaga Batere dan Dermaga Wijayapura, Cilacap, menelan hampir mencapai Rp130 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi pada Rabu (04/05).

“Ini karena ada 44 kapal (nelayan) dan satu kapal tugboat (kapal tunda, Red) yang terbakar,” ungkap Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi kebakaran kapal di Cilacap, Rabu (04/05).

Terkait dengan penyebab kebakaran, berdasarkan informasi yang dirangkum, dugaan sementara sumber api berasal dari kegiatan salah seorang anak buah kapal (ABK) di atas kapalnya.

“Akan kami dalami. Ini semua untuk membuat terang perkara terkait dengan kebakaran,” tambahnya.

PT KAI Tambah Kereta Tujuan Semarang-Bandung untuk Arus Balik

Oleh karena itu, pihaknya memerintahkan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng berangkat ke Cilacap untuk menyelidiki sumber api yang menyebabkan kebakaran puluhan kapal tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata dia, diketahui bahwa kebakaran terjadi di empat titik.

“Begitu terbakar, sejumlah kapal tercerai-berai karena adanya pasang surut ombak,” terangnya.

Kebakaran pertama kali terjadi pada salah satu kapal yang sedang bersandar di Dermaga Batere pada hari Selasa (03/05) pukul 17.10 WIB yang diawali dengan ledakan dari kapal tersebut.

Pemberlakuan One Way di Tol Kalikangkung Semarang Ditutup

Tidak lama kemudian, kobaran api merambat ke kapal-kapal lain yang sedang bersandar di Dermaga Batere. Bahkan, kebakaran meluas hingga Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan khusus menuju lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan) yang letaknya berdekatan dengan Dermaga Batere.

Akibat kejadian tersebut, seorang ABK mengalami luka bakar hingga 25 persen, khususnya di wajah, leher, lengan bawah sebelah kanan dan kiri, serta punggung tungkai kanan dan kiri, sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Cilacap.

Korban atas nama Yatiman (44), warga Jalan Logawa, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap yang diketahui terkena ledakan mesin saat bekerja di atas kapal. (Lingkar Network | Lingkarjateng.id)

Exit mobile version