Kasus Covid-19 Naik, Ini Upaya Dinkes Kota Semarang

PROFIL: Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang (Adi Mungkas – Koran Lingkar)

PROFIL: Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang (Adi Mungkas – Koran Lingkar)

SEMARANG, Lingkarjateng.id Pandemi Covid-19 masih belum surut. Di Semarang, kasus Covid-19 di bulan Agustus 2022 mencapai 65 kasus terkonfirmasi. Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat jumlah kasus masih mengalami naik-turun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, mengkalkulasikan kenaikan kasus akan berakhir sekitar akhir bulan Agustus.

“Kita mencoba dengan metode yang sudah kita kembangkan, artifisial intelijen. Bahwa data prediksi yang kita punya, kenaikan kasus akan berlangsung sampai akhir Agustus,” ungkapnya.

Saat ini, capaian vaksinasi booster di Kota Semarang sudah 53,18 persen. Abdul menyebutkan bahwa vaksinasi akan terus ditingkatkan lantaran masih ada kasus covid harian yang ada di Kota Semarang. 

Pihaknya juga akan terus meningkatkan strategi untuk menekan kenaikan kasus Covid-19. Yakni dengan melakukan percepatan booster, vaksinasi, serta meningkatkan penerapan protokol kesehatan.

Sementara itu, kasus kematian akibat Covid-19 didominasi oleh pasien berlatar belakang lansia dan tidak vaksinasi. 

“Ada kasus kematian ditengarai pada studi pasien usia diatas 70 tahun, yang belum vaksin, atau vaksin baru satu kali,” ujarnya.

Hal tersebut menjadi prioritas dinas kesehatan dalam menanggulangi jumlah kematian pada lansia serta pasien yang berstatus komorbid untuk dikendalikan. 

 “Karena kalau sudah berbicara mengenai pasien yang dirawat itu porsinya lebih komorbid daripada covid,” ucapnya Abdul Hakam mengimbau agar masyarakat yang belum vaksin maupun booster segera melakukan vaksinasi. “Kita sampaikan pada masyarakat bahwa kalau masyarakat bergegas untuk ikut Vaksin baik 1,2,3 saya yakin kalau terpapar pun masih dalam keadaan tidak bergejala,” tandasnya. (Lingkar Network | Adi Mungkas – Koran Lingkar)