Disdagperin Pati Gencar Siapkan Penerapan Aplikasi MyPertamina

Disdagperin-Pati-Gencar-Siapkan-Penerapan-Aplikasi-MyPertamina

MASIH MANUAL: Para pembeli mengantre BBM di SPBU Desa Plangitan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, yang belum memberlakukan aturan MyPertamina. (Ika Tamara Dewi/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Kepala Disdagperin Pati melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Koeswantoro menyatakan hingga saat ini Kabupaten Pati belum melakukan penerapan MyPertamina. Menurutnya, untuk wilayah dengan skala kecil baru tahap persiapan.

“Kalau di Pati saat ini belum melakukan penerapan (MyPertamina, red) yang sudah itu kan di Semarang Kota, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. Sedangkan untuk kabupaten-kabupaten kecil sedang melakukan persiapan segala sesuatunya, karena paling tidak pihak SPBU harus mempersiapkan aplikasinya. Jadi untuk saat ini di Pati belum,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/7).

Ia memaparkan, saat ini pihaknya sedang menggencarkan berbagai proses persiapan untuk pemberlakuan MyPertamina. Di antaranya dengan melakukan sosialisasi kepada pihak pengusaha SPBU maupun masyarakat luas. Hal tersebut mengandung maksud agar ketika suatu saat Kabupaten Pati diwajibkan menerapkan regulasi tersebut, masyarakat tidak mengalami kegagapan.

Disdagperin Pati Tunggu Aturan Resmi Penggunaan MyPertamina

“Persiapan penggunaan aplikasi MyPertamina dari daerah mengikuti apa yang diinstruksikan oleh pemerintah. Kalau di Pati untuk persiapan ini SPBU-nya. Yang menyiapkan barcode dan sebagainya itu SPBU. Ini sudah mulai sosialisasi,” terangnya.

Ia pun mengimbau para pengusaha SPBU untuk segera menyiapkan hal itu.

“Jadi nanti sewaktu-waktu Pati diwajibkan melaksanakan peraturan itu, dari pihak SPBU sudah siap dan dari masyarakat juga sudah siap,” tegasnya.

Koeswantoro pun mengaku telah men-download atau mendaftar di MyPertamina. Namun, ia sendiri tidak tahu pasti kapan aturan tersebut diberlakukan di Kabupaten Pati.

“Realisasinya itu saya belum tahu pasti juga, tapi sepertinya September. September itu nanti sepertinya berlaku keseluruhan dan harapan kami nanti, semua SPBU di daerah-daerah sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Kalau sekarang ini ‘kan baru proses uji coba,” jelasnya.

Sebagai informasi, uji coba awal penggunaan MyPertamina akan dilakukan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Sedangkan, dikutip melalui laman resmi MyPertamina, tercatat 11 daerah tahap I untuk uji coba beli Pertalite menggunakan aplikasi MyPertamina per 1 Juli 2022 antara lain Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Manado, Kota Yogyakarta, dan Kota Sukabumi. (Lingkar Network | Ika Tamara Dewi – Koran Lingkar)