Bupati Demak Ajak Warga Terapkan Budaya Hidup Sehat

SIMBOLIS: Bupati Demak, Eisti'anah menyerahkan penghargaan Implementasi GERMAS tingkat Kabupaten Demak pada Kamis, 24 November 2022. (Tomi Budianto/Lingkarjateng.id)

SIMBOLIS: Bupati Demak, Eisti'anah menyerahkan penghargaan Implementasi GERMAS tingkat Kabupaten Demak pada Kamis, 24 November 2022. (Tomi Budianto/Lingkarjateng.id)

DEMAK, Lingkarjateng.idBupati Demak, Eisti’anah, mengajak warganya untuk menerapkan budaya hidup sehat. Hal itu ia sampaikan dalam Rakor dan Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pendopo Satya Bhakti Praja pada Kamis, 24 November 2022.

Kegiatan ini diikuti 150 peserta, yang meliputi kepala sekolah dari SD sampai SMA dan Ketua Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Demak.

Bupati Eisti’anah menyampaikan bahwa gerakan masyarakat sehat merupakan langkah lanjutan setelah beberapa waktu lalu Kabupaten Demak mendapat penghargaan daerah bebas buang air besar sembarangan.

“Kemarin bersama Plt Dinas Kesehatan Demak baru saja mengambil penghargaan untuk daerah bebas buang air besar sembarangan. Itu merupakan penghargaan untuk seluruh masyarakat Demak. Di mana kita sudah 12 tahun berjuang untuk mendapatkan penghargaan itu. Suatu perjuangan yang sangat lama sekali. Alhamdulillah di tahun ini dengan sistem keroyokan, kita bersama-sama kerja tidak hanya dari Dinas Kesehatan saja yang melakukan semuanya. PR kita kedepannya tentunya kita bersama-sama untuk menuju kabupaten sehat,” bebernya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa mengupayakan terbiasa hidup sehat. Menurutnya, dengan  adanya Covid-19, masyarakat dapat belajar untuk menjaga kesehatan dan tidak perlu mengajari masyarakat dari awal lagi.

“Jadi dengan belajar dari Covid-19 saya kira pola hidup sehatnya atau kegiatan sehari-hari telah memberikan hikmah kepada kita semua dan sudah melatih kita semua untuk hidup sehat. Walaupun setiap hari ada peningkatan kasus, tetapi dengan adanya Covid-19 kemarin memberikan hikmah besar bukan hanya sektor ekonomi tapi sektor kesehatan juga,” terangnya.

Dirinya berharap adanya kegiatan rakor tersebut, masyarakat dapat ikut bergerak menjaga kesehatan. Menurutnya, mewujudkan kabupaten sehat tidak hanya tugas pemerintah saja. Harus ada kerja sama dari berbagai sektor untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Dengan kegiatan Germas ini kita diajarkan untuk bisa saling menjaga diri sendiri dan masyarakat sekitar untuk hidup bersih dan sehat. Supaya derajat kesehatan kita semua dapat meningkat,” pungkasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Koran Lingkar)

Exit mobile version