ACT Cabang Pati Raya Tanggapi Kasus Penyelewengan Dana Umat

TETAP BEROPERASI: Beberapa karyawan ACT Cabang Pati Raya tetap bekerja di tengah kasus penyelewengan dana umat yang menimpa kantor pusat ACT. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

TETAP BEROPERASI: Beberapa karyawan ACT Cabang Pati Raya tetap bekerja di tengah kasus penyelewengan dana umat yang menimpa kantor pusat ACT. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Belakangan ini, jagad maya diramaikan dengan kasus penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh lembaga filantropi berskala global Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Sesuai dengan namanya, lembaga ini mengumpulkan dana sukarela dari masyarakat untuk membantu korban bencana alam, tempat ibadah dan pembangunan sarana prasarana pendidikan.

Meski diterpa kasus kurang menyenangkan, aktivitas ACT cabang Pati Raya mengaku tidak terganggu dan tetap berjalan normal seperti biasa. Hal tersebut diungkapkan oleh Rizky Risdya, selaku Marketing Communication ACT Cabang Pati Raya.

Ia menjelaskan, pihaknya masih bekerja seperti biasa dan tidak mempengaruhi kepercayaan masyarakat kepada pihak ACT Cabang Pati Raya.

“Kita tidak terpengaruh sama sekali (kasus penyelewengan dana oleh ACT). Kita seperti biasa melayani masyarakat dan melayani umat. Masih sama seperti biasanya melayani masyarakat. Jadi masyarakat masih percaya dengan ACT,” ucap Rizky.

Lanjut Rizky, pihaknya juga masih melaksanakan program-program ACT Pati Raya seperti biasa misalnya mendistribusikan makanan untuk lansia di lima kabupaten se-eks-Karesidenan Pati. (Kabupaten Pati, Jepara, Rembang, Kudus dan Blora).

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat, terkhusus bagi warga yang kurang mampu.

Sebelumnya, saat banjir bandang di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendistribusikan bantuan dan mengerahkan sejumlah relawan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“Dalam waktu dekat adalah kurban. Kita akan menyerahkan daging hewan kurban. Saat banjir bandang di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, kita juga menyerahkan bantuan. Jadi kita tidak terganggu sama sekali,” pungkas dia.

Sebelumnya, tersiar kabar dugaan penyelewengan dana umat oleh petinggi ACT. Isu ini membuat tagar Aksi Cepat Tilep trending di Twitter. Akan tetapi, rumor tersebut masih dalam tahap penyelidikan. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)