637 Calon Jamaah Haji Grobogan Bakal Diberangkatkan

MENGHADIRI: Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat menghadiri acara pamitan calon jamaah haji di pendopo kabupaten setempat, Senin (30/05). (Muhamad Ansori/Lingkarjateng.id)

MENGHADIRI: Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat menghadiri acara pamitan calon jamaah haji di pendopo kabupaten setempat, Senin (30/05). (Muhamad Ansori/Lingkarjateng.id)

GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Ratusan calon jamaah haji Kabupaten Grobogan menghadiri acara pamitan di pendopo kabupaten setempat, Senin (30/5). Dalam acara tersebut, hadir Bupati Grobogan, Sri Sumarni dan pejabat dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Grobogan, serta pihak terkait.

Bupati Sri Sumarni menyampaikan, pada musim haji tahun 2022 ini, kurang lebih ada 637 calon jamaah haji dari Kabupaten Grobogan yang rencananya akan berangkat ke tanah suci. Oleh karena itu, pihaknya berharap seluruh jamaah calon haji di kabupaten tersebut, untuk dapat saling bekerja sama dan tolong menolong, baik antar jamaah dalam satu regu, satu rombongan, maupun satu kloter.

Selain itu, Bupati mengimbau, para calon jamaah haji dapat menjaga kondisi fisik, terutama kesehatan. Hal itu supaya tidak terganggu, yang dapat mempengaruhi kekhusyukan dalam melaksanakan ibadah di tanah suci nantinya. Sebab, sebelumnya 2 (dua) tahun tidak memberangkatkan haji karena pandemi Covid-19.

Rapat Paripurna DPRD Grobogan, Bahas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD

“Selalu jaga kebersamaan dan kekompakan, serta kerja sama yang baik antar jamaah haji, saling menghormati, menjaga akhlakul karimah, perilaku yang terpuji dan saling tolong menolong antar jamaah haji, terutama yang se-daerah, maupun jamaah haji Indonesia pada umumnya,” harapnya. 

Pada kesempatan tersebut, Sri Sumarni mengungkapkan, para calon jamaah haji setelah pulang dari tanah suci semoga mendapat predikat haji yang mabrur. Di mana, ibadah haji merupakan rukun Islam yang ke-5 dan menjadi salah satu ibadah yang memiliki kekhususan tersendiri.

“Ibadah yang diwajibkan sekali seumur hidup bagi setiap muslim atau muslimat yang mampu dan memenuhi segala persyaratan,” pungkas Bupati. (Lingkar Network | Muhamad Ansori – Koran Lingkar)