Kebakaran Pabrik Plastik di Pati, 25 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pabrik Plastik

PEMADAMAN: Tim pemadam kebakaran dari Damkar Pati dan Kudus berjuang menjinakkan si jago merah yang melalap pabrik plastik PT Starindo Jaya, Pati, pada Sabtu (12/2). (Istimewa/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Kebakaran hebat menghanguskan pabrik plastik PT Starindo Jaya Packaging, di Margorejo, Pati pada Sabtu (12/2). Begitu besarnya api yang berkobar hingga 25 unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kepala Satpol PP Pati, Sugiyono mengatakan, tim pemadam kebakaran baru ditarik dari lokasi kejadian kebakaran pada pada hari ini, Minggu, (13/2), pukul 11.00 WIB.

“Kebakaran terjadi kemarin, Sabtu, (12/2). Satpam PT Starindo Jaya melapor ke Damkar pada pukul 13.05 WIB. Damkar Satpol PP langsung menuju tempat kejadian dan melihat api sudah mulai membesar dan segera minta dukungan Damkar Kudus dan instansi terkait serta perusahaan terdekat untuk mem-backup,” terangnya kepada Lingkarjateng.id, Minggu, (13/2).

Pabrik Gelas Plastik di Pati Kebakaran Siang Ini

Ia menambahkan, ada 25 unit armada Damkar yang dikerahkan dibantu suplai 15 mobil tangki swasta.

“Api sulit dikuasai. Kendalanya karena di dalam pabrik ada material yang mudah terbakar yaitu biji plastik. Selain itu, saat kejadian angin cenderung kencang, akses jalan hanya satu jalur dari depan, dan sumber api tertutup atap yang roboh,” jelasnya.

Untuk menjinakkan api, tim pemadam kemudian menggunakan alat berat untuk membuka akses dan mengurai kebakaran pabrik plastik itu.

Pabrik Dua Kelinci Pati Kebakaran, Jalur Pantura Sempat Tersendat

“Informasi terakhir, saat ini pendinginan sudah maksimal. Selanjutnya, tim pemadam dari perusahaan sendiri akan tetap memonitor. Jadi, hari ini tepat pukul 11.00 WIB, pemadaman dinyatakan selesai dan semua tim Damkar ditarik dari lokasi,” pungkasnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran hebat tersebut. Dugaan sementara karena korsleting listrik. Gudang yang terbakar tersebut diketahui untuk menyimpan produk jadi yang terbuat dari plastik. Walhasil, api cepat merambat dan sulit dijinakkan.

Belum diketahui berapa kerugian yang diderita perusahaan akibat kebakaran tersebut. Namun diperkirakan kerugian cukup besar karena gudang dipenuh hasil produksi yang siap didistribusikan. (Lingkar Network | Nailin RA – Koran Lingkar)

Exit mobile version