Jadi Syarat Mudik, Stok Vaksin Booster di Pati Dipastikan Cukup

Jadi Syarat Mudik, Stok Vaksin Booster di Pati Dipastikan Cukup

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Dr. Aviani Tritanti Venusia saat ditemui di ruangannya pada Sabtu (26/3). (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Vaksin dosis ketiga jadi syarat mudik tahun ini, meskipun capaian vaksin dosis ketiga atau vaksin booster ini tergolong rendah. Di Kabupaten Pati sendiri, stok vaksin dosis ketiga dipastikan aman.

“Untuk stok vaksin booster di Kabupaten Pati masih aman. Ada jenis Pfizer, Astra, dan lainnya yang tersedia di puskesmas-puskesmas maupun di klinik kesehatan. Jika toh nanti habis, kita langsung koordinasi dengan pusat untuk segera dipenuhi,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Dr. Aviani Tritanti Venusia saat ditemui di kantornya, Sabtu (26/3).

Ia juga menerangkan jika capaian vaksin ketiga ini masih tergolong rendah, hanya 6,29 persen. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan vaksin dosis ketiga ini sebagai syarat mudik.

DPRD Pati Dukung Kebijakan Vaksin Booster sebagai Syarat Mudik

“Masalah stok vaksin, masyarakat tidak perlu risau. Itu akan jadi tanggung jawab kami selaku Dinas Kesehatan. Yang terpenting di sini kita ajak masyarakat yang belum vaksin: ayo berbondong-bondong ke puskesmas atau ke rumah sakit,” jelasnya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati akan mendukung setiap instruksi dari pemerintah pusat terkait kesehatan masyarakat untuk diterapkan di daerah. 

“Kita di sini mendukung arahan dari Bapak Presiden, karena memang target pencapaian vaksinasi pertama untuk Kabupaten Pati sudah memenuhi target yaitu sekitar 70% dan vaksin kedua berkisar 50%,” ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan jika tahun ini masyarakat boleh mudik dengan syarat sudah melakukan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga. Akan tetapi, di daerah program vaksin booster ini tergolong masih rendah capaiannya.

Salah satu syarat untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga adalah sudah dua kali vaksin Covid-19 primer. Penyuntikan vaksinasi booster ini minimal 6 bulan dari dosis kedua. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version