Peran Keluarga Jadi Kunci Sukseskan Vaksinasi Lansia di Kudus

20211126 195337

KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terus bergerilya mempercepat capaian vaksinasi lansia. Berbagai langkah dan kebijakan telah dilakukan agar para lansia semakin antusias mengikuti vaksinasi.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, keluarga memiliki peran penting untuk meningkatkan minat lansia agar mau mengikuti vaksinasi Covid-19. Menurutnya, peran keluarga dalam mengedukasi dan mendampingi lansia untuk mengikuti vaksinasi menjadi kunci target capaian vaksinasi lansia bisa segera tercapai.

“Kami minta pihak keluarga bisa membantu mengajak lansia supaya mau ikut vaksinasi. Kalau bisa didampingi sampai ke lokasi vaksinasinya. Karena vaksinasi bagi lansia ini sangat penting,” ujar Bupati.

Sasar Lansia, DKK Kudus Lakukan Vaksinasi Terstruktur

Hartopo menegaskan, vaksinasi Covid-19 bukan hanya sebagai syarat perjalanan saja. Melainkan untuk memproteksi diri dari paparan virus Covid-19. Sehingga apabila terpapar virus Covid-19, gejala yang dialami tidak terlalu berat.

“Vaksin ini fungsinya untuk meningkatkan antibodi, bukan hanya untuk berpergian saja. Apalagi lansia ini sangat rentan terpapar virus, kalau tidak divaksin malah akan membahayakan,” tegasnya.

Senada, Kepala UPTD Puskesmas Jati Ahmad Muhammad menyampaikan, pihak keluarga berperan penting untuk meningkatkan minat lansia supaya mau divaksin. Ia mengatakan, jika pihak keluarga tidak bisa mengantar ke lokasi vaksinasi, setidaknya bisa memberikan edukasi agar lansia mau divaksin. Pihaknya mengaku siap untuk mendatangi ke rumah-rumah lansia yang belum menerima vaksinasi Covid-19.

“Jadi ini kami mohon, anggota keluarga lansia baik itu anaknya atau cucunya bisa membantu kami untuk mengajak dan menginformasikan kepada orang tuanya yang sudah lansia supaya mau divaksin,” ucapnya.

Ia pun mengatakan, manfaat vaksin adalah untuk meningkatkan antibodi dari serangan virus Covid-19. Bukan hanya untuk syarat berpergian saja.

“Meskipun para lansia ini di rumah saja, tentu tetap berinteraksi dengan orang lain. Bisa dengan anaknya, cucunya atau siapa saja yang datang ke rumah. Apalagi lansia itu rentan, jadi harus divaksin supaya bisa meningkatkan antibodinya,” terang Ahmad. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)