Mengenal Diana Dewi, Pelopor Women’s Cycling Community Kudus

Mengenal Diana Dewi, Pelopor Women’s Cycling Community Kudus

Diana Dewi (Istimewa/Lingkarjateng.id)

KUDUS, Lingkarjateng.id – Bersepeda sudah menjadi menjadi lifestyle dan banyak dipilih sebagai alternatif olahraga yang menyenangkan. Seperti yang dilakukan oleh, Diana Dewi (40), salah seorang perempuan yang memiliki hobi bersepeda.

Menurut Dewi, begitu ia biasa disapa, bersepeda merupakan kegiatan rekreasi tersendiri yang membantunya keluar dari kebosanan karena sibuk di dalam ruangan selama hari kerja.

“Bersepeda bagi saya selain sebagai sarana olahraga, juga untuk refreshing dengan jalan-jalan dan menikmati pemandangan,” ujarnya.

Ia mulai menggeluti hobi bersepeda atau sering disebut Gowes ini sejak tahun 2019 yang lalu. Selama menekuni hobi ini, ia sudah pernah memecahkan rekor bersepeda sejauh 160 kilometer.

Mengenal Lisa Kenida, Lanjutkan Bisnis Tanaman Orang Tua

“Rutenya itu dari Pati – Tayu – Keling Kelit – Benteng Portugis, selanjutnya kembali lagi pulang dari Jepara ke Kudus,” imbuhnya.

Tak hanya menjadikan bersepeda sebagai hobi, ia pun membentuk komunitas bersepeda bagi para perempuan, karena saat itu yang menyukai hobi bersepeda rata-rata adalah lelaki.

“Akhirnya saya bersama teman saya, yakni Friska dan Niken, bersama-sama membentuk komunitas yang bernama “Ceciwi Gowes” pada tanggal 30 November 2019,” jelasnya.

Saat mulai dibentuk, anggota komunitas yang ia bentuk hanya tujuh orang saja, setelahnya ada yang memberi saran agar komunitasnya bisa bergabung dengan Women’s Cycling Community (WCC) sampai akhirnya WCC Kudus resmi dibentuk pada 14 Februari 2020.

“Saat ini anggota komunitas sekitar 80 orang. Namun yang aktif bersepeda tak sampai setengah anggota dari komunitas. Kita mengadakan kegiatan bersepeda setiap hari Selasa dan Jumat,” tuturnya. (Lingkar Network l Falaasifah – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version