Fasilitasi Siswa, MI Muhammadiyah Kudus Sediakan Kolam Renang Indoor

Fasilitas SD Muhammadiyah Kudus

FASILITAS BARU: Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Kudus bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus saat melaunching kolam renang. (Alifia Elsa Maulida / Lingkarjateng.id)

KUDUS, Lingkarjateng.id – MI Muhammadiyah Kudus me-launching kolam renang indoor swimming pool yang berada di dalam sekolah pada Selasa (23/11). Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Kudus, Saiful Umam mengatakan tujuan dari adanya pembangunan kolam renang untuk memfasilitasi siswa saat mengikuti ekstrakurikuler renang, agar seterusnya bisa menunjang prestasi di bidang non akademik, yakni menjadi atlet renang.

Dengan adanya fasilitas kolam renang dan pelatih dari pihak sekolah, kata dia, pelatihan renang bisa rutin dilaksanakan tanpa harus menyewa kolam renang dari luar. “Sekolah baru pertama kali memiliki kolam renang. Sebelumnya, setiap kali menjalankan ekstrakurikuler renang, kami harus keluar dulu sewa kolam renang. Sekarang karena sudah punya sendiri. Harapannya bisa dimanfaatkan oleh siswa dengan biaya yang relatif murah,” katanya saat ditemui di MI Muhammadiyah Kudus pada Selasa (23/11).

Kejurkab, Tingkatkan SDM Para Atlet Karate di Jepara

Lebih lanjut, ia menjelaskan biaya pembangunan kolam renang yang memiliki luas 6×9 dengan kedalaman 80 hingga 120 sentimeter itu, menghabiskan dana sebesar Rp503 juta. Dana itu berasal dari Kesra sejumlah Rp200 juta dan ditambah dari donasi siswa serta masyarakat sekitar. 

“Harapannya, dari kolam renang yang dibangun ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pihak sekolah dan juga siswa,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kudus, Ali Zamroni mengapresiasi adanya fasilitas kolam renang yang disediakan oleh MI Muhammadiyah Kudus. Menurutnya fasilitas kolam renang tersebut menjadi yang pertama bagi sekolah di Kabupaten Kudus.

“Saya apresiasi adanya inovasi dengan membuat kolam renang. Sekolah memang harus menjadi yang terbaik, yang pertama, dan yang berbeda,” tutupnya. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)