PTM Jepara Tunggu Capaian Vaksinasi Anak 100 Persen

PTM Jepara

BIMTEK: Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) bagi Kepala SMP se-Kabupaten Jepara. (Muslichul Basid/Lingkarjateng.id)

JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan segera membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Namun dalam realisasinya menunggu capaian vaksinasi anak menyentuh angka 100 persen.

“Kami mengajak dan mendorong agar elemen masyarakat, dan pihak-pihak terkait untuk menyukseskan capaian vaksinasi anak 100 persen,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) bagi Kepala SMP se-Kabupaten Jepara di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Selasa (18/1).

Dia pun menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengejar capaian vaksinasi anak. “Disdikpora segera koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan 100 persen vaksinasi anak agar segera bisa PTM 100 persen, baik waktu maupun jumlahnya,” tambahnya

Vaksinasi Anak di Jepara paling Lambat Januari 2022

Di luar upaya mengejar capaian vaksinasi anak, Dian Kristiandi juga mengingatkan agar jangan ada yang terlena akibat penurunan level PPKM. Ia juga mewanti-wanti para kepala sekolah, jangan sampai tidak disiplin protokol kesehatan. 

“Jangan sampai siswa, guru, dan orang di sekitar sekolah dibiarkan lepas masker dan tidak menjaga jarak. Tentu kita tidak mau hanya gara-gara ada satu yang melanggar, lalu semua terimbas,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Darono Ardi Widodo, Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMP Kabupaten Jepara mengatakan, PTM jenjang SMP baru dilaksanakan dalam durasi 4 jam pelajaran per hari dengan durasi 40 menit per jam pelajaran. Sedangkan rombongan belajarnya dibagi dalam 2 shift.

Menurutnya, keinginan mendapat izin PTM 100 persen juga terkait kondisi Jepara yang sudah masuk PPKM level 1. “Saat ini memang sudah PTM 100 persen, namun waktunya kan belum penuh,” katanya. (Lingkar Network | Koran Lingkar)

Exit mobile version