Inilah 5 Daerah di Jepara yang Rawan Bencana

BUPATI JEPARA 1

Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengecek kondisi tangki air yang nantinya akan digunakan saat siaga bencana, Kamis (18/11). (Adhik Kurniawan / Lingkarjateng.id)

JEPARA, Lingkarjateng.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyebut  di wilayahnya ada lima titik daerah risiko tinggi. Diantaranya berada di daerah selatan meliputi Dorang dan Nalumsari, kemudian utara Donorojo, Keling, dan Kembang.

Menyikapi fenomena tersebut, Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta setiap stakeholder untuk ekstra waspada di daerah masing-masing. Khususnya pada 5 daerah rawan bencana.

“Khususnya para camat di setiap daerah. Tidak boleh semenit pun kontak yang bisa dihubungi berhenti. Jadi, Handphone harus selalu menyala selama 24 jam,” tegas Andi, usai apel siap siaga bencana di Alun-alun satu Kabupaten Jepara, Kamis (18/11).

Tujuan, lanjut Andi, agar para Camat tahu terlebih dahulu mengenai kondisi dan perkembangan yang terjadi. Sehingga, koordinasi di setiap wilayah serta lintas sektor dapat terjalin dengan baik.

“Seperti koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)  maupun ke TNI dan Polri agar bisa ditindaklanjuti,” jelas Andi.

Sedangkan kesiapan musim hujan ini, imbuh Andi, pihaknya melakukan koordinasi di semua lintas sektor untuk siap kesiagaan. Hal itu, menyikapi perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut November diperkirakan akan terjadi curah hujan.

Lebih lanjut, Andi meminta agar setiap organisasi yang tanggap bencana untuk menyamakan persepsi. Karena dalam dua bulan terakhir di 2021 akan sangat rawan bencana.

“Khususnya di Januari 22, itu nanti titik tertinggi terjadinya curah hujan. Maka sangat mungkin terjadi banjir,” imbuh Andi. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)