Guz Haiz Dorong Produk UMKM Jepara Mendunia

UNISNU

Ketua DPRD Jepara, Haizul Ma’arif (Guz Haiz). (Muslichul Basid/Lingkarjateng.id)

JEPARA, Lingkarjateng.id – Di era digitalisasi, pameran produk Jepara diharapkan bisa dinikmati masyarakat luas, bukan hanya di tingkat lokal, melainkan juga nasional dan internasional. Karena itu, Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif terus mendorong UMKM Jepara “Go Digital” agar mendunia. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan resmi dalam kegiatan “Custom Furniture Festival 2022” di UNISNU, belum lama ini.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Haiz itu, jika hanya pameran offline, maka ruang lingkupnya akan sangat terbatas. Sementara dengan memanfaatkan teknologi digital, pemeran online bisa lebih optimal dan tepat sasaran.

“Di era kemajuan teknologi dan digitalisasi, jangan sampai produk karya masyarakat Jepara, baik perorangan maupun kelompok, kalah bersaing dengan daerah atau negara lain. Saya sudah cek langsung di China dan Thailand yang sudah pakai teknologi mumpuni. Alhamdulillah termasuk di UNISNU ini juga sudah memiliki teknologi yang mumpuni,” ungkapnya.

350 Pelaku UMKM Jepara Mendapat Sertifikat Tanah

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengapresiasi UNISNU sebagai kampus kebanggaan warga Jepara. Tak lupa juga mengapresiasi mahasiswa UNISNU yang telah mengaktualisasikan ilmunya melalui karya-karya terbaik.

Ia pun mengajak civitas akademisi di UNISNU Jepara untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi produk UMKM. Dengan demikian, perekonomian Jepara ikut terangkat.

“Terus tingkatkan kreativitas dan inovasi. Saya harap, produk yang dihasilkan ini bisa dipasarkan. Bukan hanya bagian dari praktik ilmu, tetapi bisa ditingkatkan menjadi industri,” pesannya.

LPDB-KUMKM Harapkan Koperasi di Jepara Hindari Penyalahgunaan

Terkait support Pemerintah Daerah kepada UMKM Jepara, ia mengatakan, sudah berkomunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), supaya tahun 2022 Pemkab Jepara lebih fokus memberi perhatian kepada UMKM. Karena bagaimanapun, UMKM adalah penopang ekonomi bangsa. Khususnya di Jepara yang tengah marak investasi padat karya.

“Kalau UMKM tidak disuport, bisa repot nantinya. Alhamdulillah disambut baik oleh OPD dan dinas terkait melalui pelatihan-pelatihan, semacam recovery ekonomi. Dan saya berharap lebih greget di 2023, karena di tahun 2022 sudah aplikasi,” harapnya. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)  

Exit mobile version